Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 04 Agustus 2017, 15:59 WIB

Sudah PDKT 2 Tahun, Ini 4 Fokus Aliansi Toyota-Mazda

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Sudah PDKT 2 Tahun, Ini 4 Fokus Aliansi Toyota-Mazda Logo mobil Mazda di pameran mobil (Foto: Dadan Kuswaraharja)
Tokyo - Setelah PDKT selama 2 tahun terakhir, Toyota dan Mazda memutuskan untuk membentuk aliansi. Toyota membeli 5,05 persen saham Mazda senilai 50 miliar yen atau Rp 6,046 triliun.

Awalnya, Toyota dan Mazda di tahun 2015 lalu membentuk sebuah komite bersama yang akan mengevaluasi setiap proses kerja sama dalam berbagai bidang, termasuk teknologi ramah lingkungan dan teknologi keamanan yang canggih. Keduanya ingin membuat mobil yang lebih baik.

Kini sebagai buah dari kerja sama 2 tahun itu, Toyota membentuk aliansi dengan Mazda. Ada 4 fokus aliansi Toyota-Mazda.

1. Membentuk perusahaan patungan atau joint venture untuk memproduksi mobil di Amerika.

Toyota dan Mazda akan mendirikan pabrik patungan yang setahun bisa memproduksi 300.000 unit. Pabrik itu kini tengah menanti persetujuan dari pemerintah lokal di Amerika. Ditargetkan pabrik bisa beroperasi pada 2021.

Pabrik akan menghabiskan uang sebesar US$ 1,6 miliar dan menciptakan 4.000 pekerja. Toyota akan memproduksi Corolla sedangkan Mazda akan memproduksi mobil model crossover.

Dengan memproduksi mobil di Amerika, Mazda bisa meningkatkan pertumbuhan mereka di Amerika. Mazda bisa lebih cepat memenuhi kebutuhan konsumen di sana. Sementara buat Toyota akan mampu meningkatkan jumlah produksi mobil. Pabrik Toyota yang baru di Guanajato, Meksiko yang saat ini tengah dibangun, takkan terpengaruh, karena pabrik Meksiko akan memproduksi Tacoma.


2. Teknologi mobil listrik

Mobil listrik minatnya makin kenceng di dunia. Hal ini membuat Toyota-Mazda bersiap-siap untuk mengembangkan fondasi teknologi mobil listrik yang lebih kompetitif.


3. Teknologi mobil terhubung dan keamanan

Toyota dan Mazda akan bekerja sama mengembangkan teknologi hiburan dalam mobil untuk mengantisipasi peningkatan permintaan mobil yang terkoneksi.

Keduanya akan bekerja sama dalam teknologi terkoneksi vehicle-to-vehicle (V2V) (koneksi mobil ke mobil) dan vehicle-to-infrastructure (V2I) (koneksi mobil ke infrastruktur) yang akan mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas.

4. Complementary products

Saat ini Mazda menyuplai sedan untuk Toyota di Amerika. Sebagai balasan Toyota akan menyuplai van komersial untuk Mazda di Jepang.

Ke depan, Toyota dan Mazda akan saling menyuplai mobil di pasaran global. Wah kira-kira bagaimana untuk Indonesia? (ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed