Dilansir Inautonews, Rabu (12/7/2017), pernyataan ini disampaikan setelah ada persaingan ketat Nissan dengan produsen asal China BYD untuk melahirkan taksi listrik.
Pernyataan Nissan ini tidak main-main, Nissan langsung membuktikan dengan penjualan taksi Leaf dan Van e-NV200 yang telah terjual banyak di seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diantaranya di Spanyol, Belanda, Hungaria, Inggris, Yordania, Meksiko dan Polandia. Bahkan di negara-negara tersebut sudah diputuskan untuk lebih memfokuskan untuk bisa memperbanyak taksi listrik. Karena dengan memilih taksi listrik, hal ini bisa mengurangi emisi gas buang, lebih efisien dan perawatan yang murah.
Pencapaian ini dirasa wajar, karena Nissan sudah menjual mobil listrik sejak 2013 dengan Nissan Leaf-nya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu