CEO Aston Martin Jakarta dan McLaren Jakarta Irmawan Poedjoadi mengatakan, konsumen Aston Martin maupun McLaren kebanyakan adalah pengusaha. Pengusaha itu rata-rata lebih mementingkan financing.
"Mungkin dia pengin buat usaha segala macam, tapi kalau buat beli cash kan mending duitnya buat usaha. Tapi dia punya keinginan untuk beli Aston Martin atau McLaren. Nah kita menawarkan, kita punya pola, DP kecil, cicilan per 3 bulan," kata Irmawan di Jakarta, Jumat (16/62017) malam.
"Bunga memang lebih tinggi, tapi buat pengusaha enggak masalah. Karena daripada harus bayar setiap bulan, mending itu dipergunakan untuk usahanya dia. Usaha dia mungkin lipatan keuntungannya lebih besar dari cicilannya," sambungnya.
Sayang, Irmawan ogah menyebutkan harga dan cicilan Aston Martin atau McLaren. Yang jelas, pihaknya menawarkan DP ringan hingga 10 persen.
"Tapi di masa akhir cicilan nanti, dia harus lunasin semuanya, semacam baloon payment," kata Irmawan.
Katanya, Aston Martin DB11 bisa dicicil 8 kali per 3 bulan (total 2 tahun) atau 3 tahun. Namun, kalau mencicil sampai 3 bulan, bunganya lebih besar.
"Mendingan 2 tahun, nanti di akhirnya tinggal lunasin," katanya. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih