Kedua mobil itu dibawa ke Indonesia untuk 'memancing' pecinta hypercar di Indonesia. Koenigsegg CCX dibawa ke Indonesia untuk diperkenalkan ke calon pembeli Koenigsegg Agera, dan Bugatti Veyron dipamerkan untuk peminat Bugatti Chiron.
Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim menyebut, pihaknya memang sengaja membawa hypercar itu ke Indonesia. Sebab menurutnya, di Indonesia ada peminat hypercar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Era hypercar harus disambut baik semua kalangan, terlepas dari isu ekonomi dan politik yang ada di masyarakat belakangan ini. Karena menunjukkan bahwa Indonesia juga mampu maju. Jadi jangan sampai dunia otomotif Indonesia diam di tempat, sedangkan negara lain sudah dengan mobil listrik dan hypercar-nya," tambah Rudy.
Menurut Rudy, hypercar cocok-cocok saja di Indonesia. Terlebih di Jakarta.
"Jalan di Indonesia terutama di Jakarta sudah sangat friendly. Apalagi dengan banyaknya program 'zero hole'," katanya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini