Tapi, Suzuki belum juga menjual Jimny di Indonesia. Menurut 4W Marketing Research, Data Analyst & ATL Manager Suzuki Indomobil Sales, Rifkie Setiawan, pihaknya masih mempelajari Suzuki Jimny.
"Kalau untuk Jimny memang kita lagi pelajari, karena untuk saat ini kita masih impor dari Jepang. Ya tahu sendiri pajaknya untuk dari sana itu cukup tinggi. Ini yang jadi pertimbangan, karena kita juga tidak bisa menjual juga dengan harga mahal di atas Rp 300 jutaan," kata Rifkie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita punya strategi global juga, kita belum dapat allow dari pihak pricipal ngambil dari India. Makanya kita studi nih, sekarang kita sedang pelajari nanti kita bisa produksi di sini, ngambil dari Jepang atau dari India," katanya.
"Ya, kita masih pertimbangan, tahun ini juga enggak, karena kita masih fokus dari beberapa produk," ujarnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi