"Menurut kita LCGC kan salah satu paket yang cukup lengkap gitu kan karena waktu LCGC diperkenalkan pemerintah tidak hanya menyaratkan harus bahan bakarnya saja yang bisa 1:20, tapi kasih syarat cukup berat, local konten harus 85 persen, harus bangun factory disini," ungkap Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandy, di Tangerang.
"Jadi ada investasi ada pembukaan lapangan pekerjaan untuk improve industri dan pendapatan pemerintah nah itu paket yang cukup lengkap," sambung Jonfis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalahnya sekarang kan planning jangan diganti gitu, kalau LCGC dicabut kan bingung orang gitu kan nanti kalau kita inves di LCEV ganti lagi gimana," jelas Jonfis.
Sebelumnya dikabarkan Program LCGC akan dihapus. Tapi, kabar itu tidak benar adanya. Seperti yang disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.
"Jadi kita tidak pernah menghapus, jadi yang ada kan memang spesial tarif, artinya kalau mobil lain ada biaya mobil mewah. Tapi tidak ada yang dihapus," kata Airlangga. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir