"GTS sudah tidak lagi diproduksi, namun bukan berarti kehadiran M4 CS untuk menggantikan GTS. Karena M4 CS berada di bawah GTS," ujar BMW M Vice President of Sales and Marketing, Peter Quintus, di Incheon, Korea.
Tidak sampai di situ, di kesempatan yang sama Peter juga menyampaikan, hingga saat ini GTS telah terjual lebih dari 800 unit yang tersebar di dunia. Hal ini tentu wajar, mengingat BMW M4 GTS diproduksi secara terbatas, bahkan Indonesia hanya mendapat beberapa unit saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan BMW M4 CS, menawarkan mesin 3.0-liter. Meski memiliki mesin yang sama seperti GTS, mesin ini dijanjikan akan mampu meningkatkan performa berkat Competition Package hingga 10 tenaga kuda menjadi 460 hp.
Dengan mengusung teknologi M TwinPower Turbo, M4 CS bisa berlari 0-100 km/ jam hanya dalam 3,9 detik, dan mampu mencapai top speed hingga 280 km/ jam. Berkat mesin enam silinder segaris, dua turbocharger mono-scroll, charge air cooler, High Precision Injection, VALVETRONIC variable valve timing and Double-VANOS fully variable camshaft timing, performa terbaik akan dimiliki mobil Jerman ini.
Meski demikian BMW M4 CS ini dijanjikan akan tetap efisien, dengan tingkat konsumsi bahan bakar 8.4 liter/100 km. Serta memiliki emisi CO2 hingga 197 g/km (dalam pengujian BMW di Eropa-Red). (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya