Mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) berkapasitas 7 penumpang yang diluncurkan PT Toyota Astra Motor (TAM), Calya cukup diminati masyarakat Indonesia. Bahkan sempat digadang-gadang bakal mengambil pangsa pasar milik Avanza.
Sejak Agustus diluncurkan pada Agustus 2016 lalu, Calya berhasil menggeser posisi Avanza selama 3 bulan berturut-turut. Namun pada bulan November, Avanza kembali memimpin sebagai mobil paling laris di Indonesia.
"Calya 16 persen ya (pangsa pasar), Avanza masih lebih besar ya. Itu kembali ke pilihan masyarakat jadi masyarakat melihat Avanza ini paling sesuai dengan kebutuhan mereka kalau kita lihatnya sih itu," tutur Wakil Presiden TAM, Henry Tanoto di jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Calya kalau saya boleh bilang stabil sih di angka 6.000-an per bulan. Kalau sejauh yang kita lihat Avanza masih yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat kita," tutur Henry.
Test Drive Toyota Calya
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sepanjang 2016 Avanza berhasil terjual sebanyak 122.654 unit sementara Calya terjual 47.287 unit. Sementara pada Februari lalu Avanza berhasil terjual 12.600 unit dan Calya 9.870 unit.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM