"Karena KIA market besar di Amerika dan Eropa, sudah enggak ada masalah, karena Euro mereka lebih tinggi dari kita cuma pilihan engine-nya kita sesuaikan dengan market sini," ujar Senior Sales Executive PT KIA Mobil Indonesia, Rizal Mulyadi, kepada wartawan, di Jakarta.
Selain itu, dirinya juga mengklaim, KIA bahkan sudah punya produk mesin diesel dengan emisi Euro4. "Sebenarnya kami di sana punya beberapa pilihan mesin termasuk diesel dan segala macam. Yang memang kami akan jual disini yang sesuai dengan market sini," katanya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi Euro4 kita udah meeting internal. kita dukung program pemerintah. Kalau buat policy kaya gitu harus ikut. Hanya kita masih nungguin final decision. Apakah Euro itu starting digunakan dari current per bulan September 2018 nanti atau sebelumnya. Itu belum dapat dari pemerintah. Keputusan menteri udah ada, finalnya udah ada," tambah 4W Marketing Head of Brand Development & Marketing Research, SIS, Harold Donnel, kepada wartawan, di Jakarta. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM