Namun Geely justru dikabarkan mundur untuk membeli Proton dan kini tinggal menyisakan PSA Group. Presiden Geely mengiyakan hal tersebut namun enggan menyebutkan lebih detil apa alasan di balik mundurnya Geely. Demikian seperti diberitakan Carscoops, Senin (27/3/2017).
Produsen asal China itu memang yang paling favorit bakal membeli Proton terlebih melihat kesuksesannya di tahun 2016 dimana keuntungannya naik 126 persen menjadi US$ 739 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik tersebut mampu memproduksi sekitar 150.000 unit mobil per tahunnya. Tak hanya itu, dengan memiliki salah satu pabrik Proton artinya bisa membantu pengiriman mobil tanpa pajak ke-10 negara anggota ASEAN.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun