"Memang sudah ada pergerakan dari pemerintah namun perlu persiapan karena perlu diketahui karena masih Euro2. Kaitannya dengan MPV adalah, dengan MPV yang masih menggunakan struktur frame ladder (sasis tangga), ini juga menjadi concern saat bergerak ke carbon tax karena berat kendaraannya itu menjadi lebih berat," kata Sekjen Gaikindo, Kukuh Kumara di Tartine FX, Jakarta, Kamis (23/3/2017).
Namun kata Kukuh, bukan hal yang mudah untuk mengurangi bobot kendaraan. Karena butuh penyesuaian lagi dari segi material dan komponen mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permasalahan ekspor tidak habis sampai disitu. Mobil jenis MPV memang laris manis di Indonesia , namun kurang diminati di negara-negara seperti Eropa, Amerika, atau bahkan Australia.
Sehingga agar bisa ekspor Indonesia harus bisa menyesuaikan produk yang juga laku di pasar ekspor. (dry/ddn)










































