Ini Tantangan Indonesia Kalau Mau Ekspor Mobil

Ini Tantangan Indonesia Kalau Mau Ekspor Mobil

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 23 Mar 2017 15:05 WIB
Ini Tantangan Indonesia Kalau Mau Ekspor Mobil
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Di beberapa negara kini pajak kendaraan bermotor tergantung pada berapa emisi karbon yang dihasilkan. Untuk bisa memaksimalkan ekspor dari Indonesia, pemerintah juga telah berwacana untuk menentukan pajak berdasarkan emisi bukan lagi kapasitas mesin.

"Memang sudah ada pergerakan dari pemerintah namun perlu persiapan karena perlu diketahui karena masih Euro2. Kaitannya dengan MPV adalah, dengan MPV yang masih menggunakan struktur frame ladder (sasis tangga), ini juga menjadi concern saat bergerak ke carbon tax karena berat kendaraannya itu menjadi lebih berat," kata Sekjen Gaikindo, Kukuh Kumara di Tartine FX, Jakarta, Kamis (23/3/2017).

Namun kata Kukuh, bukan hal yang mudah untuk mengurangi bobot kendaraan. Karena butuh penyesuaian lagi dari segi material dan komponen mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang arahnya ke sana sih karena sebenarnya ke pengurangan berat kendaraan pengaruh juga ke material, siapkah industri kita ke arah sana, jangan sampai menerapkan rasio berat dikurangi tapi material harus impor," tambah Kukuh.

Permasalahan ekspor tidak habis sampai disitu. Mobil jenis MPV memang laris manis di Indonesia , namun kurang diminati di negara-negara seperti Eropa, Amerika, atau bahkan Australia.

Sehingga agar bisa ekspor Indonesia harus bisa menyesuaikan produk yang juga laku di pasar ekspor. (dry/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads