Bayangkan, Anda memesan taksi lewat aplikasi di telepon genggam Anda. Beberapa saat kemudian mobil taksinya datang menghampiri Anda namun tidak ada sopir di dalamnya.
Ya itu yang akan terjadi di masa depan. Taksi mobil otonom yang mirip di film-film fiksi itu. Anda tinggal duduk manis di dalam mobil sambil berselancar di internet atau ngopi. Di luar negeri sana, Toyota sudah menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi seperti Uber untuk melahirkan teknologi mobil otonom.
Bagaimana Toyota Indonesia menyikapi masa depan taksi ini? Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, kepada detikOto mengatakan semuanya masih dalam tahap studi. Tentu pernyataan ini bisa diartikan, hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan ikut diterapkan di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika melihat situasi yang ada, untuk taksi online bisa menerapkan taksi online otonom di jalanan Indonesia dirasa masih sangat jauh. Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah agar tidak ada lagi gesekan antara taksi online dan konvensional. Meski upaya itu sudah mulai dirintis dengan merilis kebijakan tarif atas dan bawah untuk taksi online yang akan mulai berlaku 1 April mendatang.
Baca Juga: Ngeri-ngeri Sedap Disopiri Robot Toyota di Tol Jepang
Uber saat ini tengah berinvestasi di teknologi otonom termasuk pemetaannya. Sementara Toyota sudah membuka laboratorium penelitian di Amerika senilai US$ 1 miliar untuk meneliti dan mengembangkan kecerdasan buatan dan robotik untuk mobil yang bisa nyetir sendiri. Baru-baru ini Toyota sudah memperlihatkan mobil otonomnya yang terbaru yang menggunakan mobil Lexus.
Foto: Toyota |












































Foto: Toyota
Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?