Diberitakan Reuters, Kamis (16/3/2017), investigasi ini dilakukan untuk mencari seseorang yang diduga mencurangi uji emisi dengan memasukkan alat khusus di sekitar 80.000 mobil diesel Audi di Amerika Serikat.
Selain di dua tempat tersebut, pihak kepolisian juga sedang melakukan pencarian di tujuh lokasi lainnya, mulai dari Bavaria, Baden-Wuertemberg, dan Lower Saxony.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Audi menyatakan bahwa memang pada November 2015 lalu mesin diesel V6 3.0 liter milik mereka dianggap ilegal ketika diuji emisi di Amerika Serikat.
Penyelidikan yang dilakukan oleh sekitar 70 orang petugas ini melibatkan sekitar 60.000 karyawan di markas Audi tersebut. Pihak Audi juga mengatakan bahwa investigasi sudah dimulai sejak pukul 8 pagi waktu setempat.
Audi masih bekerja sama dengan pihak berwenang untuk membantu pencarian. Akan tetapi kantor kepolisian Munich masih belum memberikan pernyataan apa pun terkait investigasi ini. Namun penyelidikan ini dikabarkan tidak ada kaitan apa pun dengan pasar Audi di Eropa. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil