Dilansir Carscoops, Sabtu (11/3/2017), sejak Trump terpilih sebagai orang nomor satu di AS, para produsen mobil mencoba untuk mengatakan kepadanya bahwa standar efisiensi bahan bakar pada zaman Obama terlalu ketat. Sehingga mereka tidak maksimal dalam memenuhi permintaan konsumen akan kendaraan yang lebih hemat bahan bakar.
Peraturan yang ada saat ini, para produsen diharuskan memenuhi target 54 mil per galon untuk setiap produknya di tahun 2025. Dalam hal itu Trump bermaksud mengurangi target tersebut. Pasalnya target tersebut akan merugikan para produsen mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun keputusan yang akan segera dicanangkan oleh Trump juga menuai kontra dengan kritikan para kelompok lingkungan.
Mereka menganggap bahwa saat ini banyak produsen mobil yang setuju dengan aturan tersebut. Yakni dengan tingginya harga bahan bakar, dan menilai konsumen membutuhkan kendaraan yang lebih kecil agar penggunaan bahan bakar akan menjadi lebih irit. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?