"Saya tidak berencana meluncurkannya, tapi kami sudah membicarakannya ke konsumen-konsumen kami yang tertarik Evoque Convertible, kalau ada yang mau order akan saya beri tahu begitu," kata Chief Operating Officer PT Grandauto Dinamika, Roland Staehler kepada detikOto, Senin (27/2/2017).
Ia juga menceritakan alasannya batal membawa Evoque Convertible di GIIAS lalu karena waktu yang terlalu mepet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat menginginkan Evoque di kisaran Rp 1,5 miliar atau kurang dari itu, apalagi kalau yang convertible bisa sampai Rp 2 miliaran menjadikan pasar Evoque Cabriolet lumayan kecil," sambung Roland.
Menurut Roland, mobil dengan atap terbuka kurang cocok dikemudikan di Indonesia mengingat cuaca yang panas.
"Di Indonesia juga orang jarang membuka atapnya apalagi di Jakarta kecuali di Bali. Belum ada pesanan dari konsumen, kami pernah ada satu konsumen tapi kemudian ia membatalkannya," tutur Roland. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!