Ban Tidak Memiliki Masa Kedaluwarsa

Ban Tidak Memiliki Masa Kedaluwarsa

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 09 Feb 2017 09:04 WIB
Ban Tidak Memiliki Masa Kedaluwarsa
Foto: Dina Rayanti
Bogor - Tampaknya tidak sedikit orang yang menganggap ban memiliki waktu kedaluwarsa seperti halnya pada makanan. Namun dijelaskan oleh Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia, Bambang Herman Muhadi sebagai produsen ban Dunlop masa kadaluarsa pada ban sebenarnya tidak ada, yang ada masa jaminan.

"Sebenarnya ban tidak memiliki kedaluwarsa, akan tetapi yang ada adalah berakhirnya masa jaminan. Jadi itu disepakati oleh semua pabrik ban di Indonesia masa jaminan itu 5 tahun sejak kode produksi," ungkap Bambang di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.

Ia juga menambahkan masa pakai rata-rata ban berkisar di 80.000-90.000 km. Masa pakai tersebut juga bisa dilihat pada tanda-tanda yang terdapat di ban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Umur rata-rata pakai itu sekitar 80.000 sampai 90.000 km. Oh di ban ada tandanya, jadi kalau di sekeliling lingkaran ban itu ada tanda segitiga di enam titik yang berbeda. Per enam puluh derajat yang berbeda. Ditanda segitiga itu kita lihat ke telapak ban disitu ada tonjolan karet yang tingginya 1,6. Kalau itu sudah tergesek itu berarti ban sudah harus diganti," tutur Bambang.

Tak hanya itu, ban juga berpengaruh terhadap akselerasi mobil akibat dari komponen yang terkandung di dalamnya. Semakin pada compound maka akselerasi mobil bakal lebih cepat.

"Dengan lebih padat (compound) maka ketika berputar, ban akan segera berputar ketika mesin hidup dan transmisi disambungkan. Sedangkan pada compound biasa yang kurang padat karetnya maka pada saat kendaraan dihidupkan, transmisi disambungkan ban tidak segera berputar jeda waktu itu yang menyebabkan hematnya konsumsi BBM," kata Bambang. (dry/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads