Menurut Presiden Direktur NMI, Antonio 'Toti' Zara, kapasitas produksi mobil Nissan dan Datsun di Indonesia belum sepenuhnya terpakai. Pabrik Nissan memiliki kapasitas produksi 250.000 setahun. Maka dari itu, jika ada kesempatan untuk ekspor mobil maka Nissan bakal melakukannya.
"Tidak hanya produksi untuk domestik, kami juga ingin mengekspor ke luar Indonesia. Jika ada kesempatan untuk mengekspor, kami ingin mengekspornya. Dan kami selalu menggali kesempatan untuk ekspor," kata Toti di kantor NMI di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kapasitas yang masih belum terpakai juga bakal dimanfaatkan Nissan untuk memproduksi model baru. Nissan berkomitmen untuk membawa 6-8 model baru Nissan dan Datsun (termasuk full major change, minor change, atau model yang sama sekali baru) selama 3 tahun ke depan di Indonesia.
"Itulah kenapa kami memiliki rencana model baru. Dan untuk berbicara soal kepercayaan diri rencana model baru itu, kami berinvestasi di Indonesia. Itu berarti bahwa kami percaya diri dengan kesempatan di Indonesia," ujar Toti. (rgr/dry)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik