Memang, Kepala Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja mengakui bahwa konsumen di segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang diisi dua model itu lebih banyak yang tertarik dengan transmisi manual. Sementara peminat LCGC transmisi otomatis hanya 30 persen.
"Menjelaskannya begini, sekarang ini kita hanya bermain di segmen yang 70 persen segmen LCGC, segmen manual. Tapi dengan adanya varian otomatis, kita akan mendapatkan tambahan dari yang 30 persen. Bisa bermain di 100 persen segmen LCGC itu. Jadi, pastinya akan ada penambahan," kata Indri di Bandung, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indri menyadari, meski tidak signifikan, peminat LCGC transmisi otomatis tetap bertumbuh. Namun tetap ada kemungkinan konsumen yang beralih dari mobil transmisi manual ke transmisi otomatis.
"Ada kemungkinan memang perpindahan dari orang yang tadinya punya manual menjadi matik. Karena kita melihat memang tendensi orang terhadap transmisi matik terus bertambah. Mungkin beberapa tahun lalu 15-20 persen, tapi lama-kelamaan makin bertambah," ujar Indri.
"Karena LCGC makin lama makin dilirik Tadinya orang mungkin enggak melirik. Tapi dengan semakin banyaknya pilihan, orang sekarang mulai tertarik dan varian otomatisnya menyebabkan marketnya sendiri berkembang," ujar Indri. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi