Airbus telah membentuk divisi baru di perusahaannya yang dinamakan 'Urban Air Mobility'. Divisi tersebut bertugas menelusuri konsep kendaraan yang bisa mengangkut orang, bergaya seperti helikopter. Nantinya, orang yang ingin menggunakan mobil ini harus terlebih dahulu memesannya dengan menggunakan aplikasi seperti halnya taksi online.
"100 tahun lalu, angkutan umum berjalan di bawah tanah, sekarang kami memiliki teknologi yang bisa berjalan di atas tanah," kata CEO Airbus, Tom Enders. Ia juga berharap mobil konsep yang bisa terbang ini bisa menjadi kendaraan pribadi di akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengungkapkan sebagai pembuat helikopter komersial terbesar, Airbus ingin berinvestasi dalam menciptakan teknologi terbaru di dunia otonom dan teknologi kecerdasan buatan di era mobil terbang.
"Jika kami menolak pengembangan ini, kami bakal terlempar dari segmen bisnis yang cukup penting," tutur Enders. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas