Misalkan saja Sienta yang di Jepang ada versi hybridnya. Saat ditanya soal kehadiran Sienta Hybrid di Indonesia, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto menjawab pihaknya sedang mempelajari apakah model hybrid bisa diterapkan di model lain seperti Sienta.
"Kita lagi pelajari sangat serius untuk hybrid apakah ini bisa segera kita aplikasikan lah di model kita nah itu studi yang cukup dalam sedang kita lakukan lah," tutur Henry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau ngelihat trennya cukup positif. jadi kalau lihat di desember itu udah 2.500-an harapan kita tahun ini bisa pertahankan level itu lah," kata Henry.
Henry menambahkan butuh waktu bagi konsumen mengenal Sienta karena merupakan kendaraan segmen baru di Toyota. "Model ini kan butuh waktu karena perubahannya Toyota kan nggak ada yang kaya gini, kaya apa jadi perlu waktu harapan saya dengan berjalannya waktu customer lebih mengenali kelebihan-kelebihannya sesuai dengan kebutuhan harapannya bisa terus," lanjut Henry.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya
Viral BYD Atto 1 Motong Lajur, Diklakson Panjang Nggak Terima Malah Mukul
Kenapa Perpanjang STNK 5 Tahunan Harus ke Samsat?