Menurut analisis PT Toyota-Astra Motor (TAM), hal tersebut tidak menjadi beban yang besar ke konsumen. Soalnya sebagian besar konsumen Toyota banyak menggunakan fasilitas kredit.
"Yang pertama pastinya sebagai APM dan prinsipal mengikuti semua kebijakan yang diberlakukan pemerintah yang kedua analisa kami sebetulnya pengenaan tarif ini tidak menjadi beban untuk customer," kata Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya kenaikan tarif BPKB dan STNK serta lainnya ini membuat produsen motor meminta peninjauan kembali. Karena meski harganya mengalami kenaikan dalam hitungan ratusan ribu, konsumen motor pasti akan terkena imbasnya, tidak seperti konsumen pembeli mobil yang akan memaklumi kenaikan harga meski tetap ngedumel juga.
Foto: Zaki Alfarabi |











































Foto: Zaki Alfarabi
Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus