Kepada wartawan di Las Vegas, Amerika Serikat, Ghosn menyampaikan bantahan terkait kabar tersebut. Dia menegaskan kolaborasi dengan Mercedes-Benz masih berjalan dengan baik.
"Setiap kali kami melakukan perubahan dalam proyek, bukan berarti proyek tersebut dihentikan," katanya seperti diberitakan Motor1, Senin (9/1/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Infiniti dipaksakan menggunakan platform Daimler itu, maka Infiniti tidak akan memiliki performa penjualan yang bagus karena tingginya biaya teknologi Mercy.
"Kami memulai dengan satu platform tertentu dan kemudian kami menemukan bahwa mungkin platform ini bukan yang terbaik, jadi kami mengubah itu. Itu bukan berarti bahwa kolaborasi berhenti. Kami hanya mencoba untuk mengoptimalkan sebanyak mungkin bagi konsumen," katanya.
"Apakah kerja sama berlanjut? Ya," tegasnya. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih