Meski begitu, kini ada terobosan baru. Perusahaan teknologi asal Inggis, Augmented Optics bersama dengan peneliti di University of Surrey dan University of Bristol, telah mengembangkan material jenis baru yang dapat menyimpan lebih banyak listrik dan mengisi ulang lebih cepat daripada superkapasitor saat ini.
Superkapasitor konvensional saat ini terdiri dari dua elektroda pada elektrolit. Namun, keduanya memiliki kepadatan yang rendah sehingga terlalu berat untuk digunakan dalam aplikasi tertentu, seperti mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam siaran persnya, Sabtu (10/11/2016) disebutkan, pengembangan dari Augmented Optics Ltd bisa membuat pengisian ulang baterai mobil listrik secepat pengisian bahan bakar mobil konvensional. Diklaim, hanya beberapa menit proses pengisian, baterai mobil sudah bisa dipakai untuk menjangkau jarak jauh.
"Bahan yang didasarkan pada molekul organik yang besar, terdiri dari banyak sub-unit dan terikat bersama untuk membentuk jaringan tiga dimensi," kata Peneliti dari University of Bristol, Dr Ian Hamerton.
Material ini juga diklaim lebih ringan. Ini memberikan keuntungan untuk mobil listrik sehingga mampu menjangkau jarak lebih jauh lagi.
Augmented Optics tidak hanya membuat teknologi ini untuk mobil. Mereka juga mengembangkannya untuk perangkat elektronik lain.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?