Prototipe kendaraan niaga multiguna ini diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi di pedesaan, termasuk bagi sektor industri kecil dan menengah.
Kementerian Perindustrian bersama sejumlah pelaku industri otomotif dan akademisi telah berkomitmen untuk mempercepat pengembangan kendaraan pedesaan. Kesepakatan ini dituangkan dalam penandatanganan MoU antara Kemenperin dengan Institut Otomotif Indonesia (IOI) dan 22 perguruan tinggi dalam upaya penguatan industri kecil dan menengah di sektor otomotif, peningkatan kapasitas SDM industri otomotif serta pengembangan kendaraan pedesaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Made menambahkan jika sudah ada prototipenya, maka Kemenperin dan IOI baru mempersiapkan produksi massal.
"Saat platformnya siap, baru kita pikirkan untuk produksi massalnya. Mesinnya seperti apa, jaringannya seperti apa, dan spare part-nya bagaimana," tambah Made.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi