CEO Renault-Nissan, Carlos Ghosn seperti diberitakan Automotive News, Selasa (15/11/2016) mengatakan, bagian yang paling menarik dari teknologi otonom adalah bahwa pengemudi akan mendapatkan waktu tambahan 2 jam yang bisa dimanfaatkan saat mereka tidak lagi menyetir.
Menurut Ghosn, waktu tambahan dua jam itu adalah rata-rata waktu yang dihabiskan seseorang di belakang kemudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kata Ghosn, mobil otonom sudah mulai menjadi kenyataan. Salah satu mobil pertama dari Nissan, Serena terbaru menggunakan teknologi semi-otonom yang bisa berjalan tanpa kendali manusia di satu jalur.
Gelombang berikutnya dari teknologi otonom adalah mobil tersebut bisa berjalan otomatis di beberapa jalur jalan raya pada tahun 2018. Menurut Ghosn, penggunaan mobil otonom di jalan perkotaan harus siap pada 2020.
"Kemudian setelah 2020 Anda akan memiliki mobil otonom sepenuhnya, mobil tanpa sopir," kata Ghosn. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit