Ini Sebabnya Produsen Otomotif Berlomba-Lomba Bikin Mobil Listrik

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 15 Nov 2016 09:36 WIB
Foto: Dok. detikOto
Jakarta - Produsen mobil di dunia kini telah lebih mengarah untuk mengembangkan mobil bertenaga listrik atau e-mobility seperti yang dilakukan salah satu produsen otomotif asal Jerman, BMW. Dari data International Energy Agency (IEA) yang dikutip BMW Group, jumlah mobil listrik dari pertama kali dikenalkan pada 2010 hingga 2015 meningkat cukup tajam.

"Dari 2010 hingga 2015 jumlah mobil listrik terus bertambah dari hanya ratusan di 2010, 2015 1,2 juta pertumbuhan yang sangat signifikan, tidak semua (pertumbuhan signifikan) ditemukan di teknologi lain," ujar BMW i-Project Leader BMW Asia, Andy Hum di Jakarta.

Mobil listrik ini sebenarnya hasil dari tren global yang lebih mengedepankan ramah lingkungan mulai dari lingkungan, urbanisasi, politik, ekonomi, budaya, dan ekspektasi konsumen.

"Kalau dilihat e-mobility itu hasil dari pabrikan yang kita hadapi tekanan dari lingkungan, politik, urbanisasi, ekonomi, budaya, dan ekspektasi konsumen. Jika kita lihat perubahan iklim mengubah hidup kita, mengganggu pernapasan, dan lainnya," kata Andy.

"Urbanisasi makin banyak orang pindah ke kota di 2030, hampir 60% populasi di dunia diprediksi tinggal di perkotaan, seperti Jakarta contohnya. Politik dan regulasi, seperti Uni Eropa yang terapkan kebijakan mobil ramah lingkungan, kalau tidak dikenakan denda," sambung Andy.

"Ekonomi juga seperti kita ketahui harga minyak memang lagi turun, sekarang bagaimana caranya bisa balik lagi terus berapa lama bisa balik lagi seperti dulu, masih mau kita pakai minyak kalau sudah tahu dampaknya merusak lingkungan," tutup Andy. (dry/rgr)