Head of Marketing Datsun Indonesia, Christian Gandawinata mengatakan, DRE 2 etape ke-2 ini akan mengutamakan interaksi langsung dengan masyarakat lokal, menghabiskan waktu lebih di satu daerah untuk mempelajari kearifan lokal setempat.
"Tidak hanya sekedar melakukan ekspedisi, sebagai wujud konservasi budaya dan alam, kami akan mempelajari berbagai kearifan lokal, konservasi satwa, untuk memberikan edukasi kepada para risers," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan Datsun GO+ dan GO+Panca, Para risers akan diajak mengunjungi taman purbakala Pugung Raharjo, mengamati satwa menyusuri sungai Way Kanan, hingga melihat aktifitas gajah-gajah di Taman Nasional Way Kambas.
Seperti di etape pertama, pada etape ke-2 juga akan ditutup dengan pesta rakyat 'Datsun Ghering Nyak', sebuah mini festival yang digelar tanggal 13 November di Lapangan PKOR Way Halim, mengangkat seni dan kebudayaan khas Bandar Lampung.
"Sesuai dengan semangat Datsun yaitu Dream, Acsses, dan Trust, kami ingin terus memberikan akses kepada risers untuk mengenal lebih dalam kebudayaan sesuatu daerah, serta mengapresiasi hasil karya pahlawan lokal yang telah berhasil mewujudkan mimpi mereka," tambah Chrisitian.
Bandar Lampung adalah kota kedua yang disinggahi DRE 2 pada bulan November ini, menyusul Banda Aceh yang telah dikunjungi pada bulan Agustus 2016. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!