Menjaga Bobot, Jadi Tantangan Tim Desainer Bikin Yaris Heykers

Menjaga Bobot, Jadi Tantangan Tim Desainer Bikin Yaris Heykers

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 05 Nov 2016 10:36 WIB
Menjaga Bobot, Jadi Tantangan Tim Desainer Bikin Yaris Heykers
Foto: Rois Jajeli
Jakarta - Studi desain Yaris Heykers sebelumnya telah dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 lalu. Untuk membuat show car menjadi produksi massal, tim desainer Toyota memiliki tantangan untuk tetap menjaga bobot mobil.

Head C&A Accessories Planning & Styling Design Toyota Astra Motor, Donny Adhi Yuwono mengatakan, perubahan Yaris Heykers versi prototipe yang dipajang di GIIAS 2015 dengan versi produksi massal paling mencolok ada pada bagian belakang. Sebabnya, pihaknya ingin menjaga bobot Yaris Heykers seperti Yaris standard.

"Bagian depan enggak terlalu banyak beda. Paling mencolok itu bagian belakang. Itu yang tadinya bumper belakang sampai lampu, kita potong sampai setengahnya kira-kira. Karena kita harus mempertahankan performa seperti Yaris standard. Makanya bebannya dikurangin," kata Donny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Donny, mempertahankan bobot Yaris Heykers menjadi tantangan sendiri. Soalnya, tim desainer harus mempertahankan kesan gagah dengan berbagai aksesori tanpa harus menambah bobot.

"Performa suatu kendaraan itu kan sangat dipengaruhi oleh masalah berat. Nah waktu kita buat studi model di GIIAS 2015, itu benar-benar bebas ekspresi desainer aja. Pas kita buat massal, kita harus mempertimbangkan fuel efficiency, kenyamanan, berat. Makanya tantangannya di situ bagaimana mengurangi berat dari aksesori yang kita pasang, tanpa harus mengurangi performa dan desain," kata Donny.

Kini, lanjutnya, bobot Yaris Heykers dengan Yaris standard kurang lebih sama. Padahal, Yaris Heykers sudah mendapat beberapa aksesori tambahan. (rgr/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads