Head C&A Accessories Planning & Styling Design Toyota Astra Motor, Donny Adhi Yuwono mengatakan, perubahan Yaris Heykers versi prototipe yang dipajang di GIIAS 2015 dengan versi produksi massal paling mencolok ada pada bagian belakang. Sebabnya, pihaknya ingin menjaga bobot Yaris Heykers seperti Yaris standard.
"Bagian depan enggak terlalu banyak beda. Paling mencolok itu bagian belakang. Itu yang tadinya bumper belakang sampai lampu, kita potong sampai setengahnya kira-kira. Karena kita harus mempertahankan performa seperti Yaris standard. Makanya bebannya dikurangin," kata Donny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Performa suatu kendaraan itu kan sangat dipengaruhi oleh masalah berat. Nah waktu kita buat studi model di GIIAS 2015, itu benar-benar bebas ekspresi desainer aja. Pas kita buat massal, kita harus mempertimbangkan fuel efficiency, kenyamanan, berat. Makanya tantangannya di situ bagaimana mengurangi berat dari aksesori yang kita pasang, tanpa harus mengurangi performa dan desain," kata Donny.
Kini, lanjutnya, bobot Yaris Heykers dengan Yaris standard kurang lebih sama. Padahal, Yaris Heykers sudah mendapat beberapa aksesori tambahan. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit