Insiden itu seperti dilaporkan Reuters, merupakan yang keempat di Malaysia terkait penggunaan airbag dari Takata. Kecelakaan terjadi pada 24 September 2016 lalu di Johor, Malaysia. Sebelumnya akibat inflator airbag yang pecah, mengakibatkan 3 kematian di Malaysia awal tahun ini.
Mobil City tersebut merupakan model tahun 2009. Mobil termasuk bagian dari daftar mobil yang harus ditarik Honda pada bulan Juni tahun lalu. Meski ada dugaan karena airbag yang tidak sempurna, penyebab pasti kematian pengendara tersebut belum terang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kronologi Recall Airbag di Indonesia
Honda selama ini sedang melakukan penarikan mobil akibat airbag Takata di seluruh dunia. Termasuk juga di Indonesia. Dari pantauan detikOto,
bulan April 2013, Honda Prospect Motor (HPM) mengawali recall penggantian komponen airbag inflator 7.982 unit mobil, yang terdiri dari model Honda Civic masa pembuatan tahun 2001-2003 (3.180 unit) dan Honda CR-V masa pembuatan tahun 2002 (4.802 unit).
Tahun 2014 Honda kemudian memutuskan untuk menarik mobil sedan Accord. Di ujung tahun 2014, Honda di Indonesia menarik 3.259 unit sedan Honda City model 2004 untuk memperbaiki inflator airbag Takata. Proses perbaikan dilakukan mulai 30 Desember 2014 di seluruh Indonesia.
Tahun 2016 Honda menarik 6 model karena airbag Takata. Keenam model itu adalah: 2.856 unit Honda Accord produksi 2004 β 2007, 16.276 unit Honda Civic produksi tahun 2002 β 2011, 41.538 unit Honda City produksi tahun 2004 β 2013, 104.651 unit Honda CR-V produksi tahun 2002 β 2012, 199.167 Honda Jazz produksi tahun 2004 β 2014, serta 2.526 unit Honda Stream produksi tahun 2002 β 2006.
Di dunia, total ada 100 juta inflator airbag yang dilaporkan cacat. Paling banyak ada di Amerika Serikat, sekitar 70 juta.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk