3 Pabrikan Dunia Incar Proton

3 Pabrikan Dunia Incar Proton

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 26 Sep 2016 15:44 WIB
3 Pabrikan Dunia Incar Proton
Foto: Dadan Kuswaraharja
Kuala Lumpur - Proton saat ini dikabarkan tengah mengalami krisis. Produsen mobil nasional Malaysia itu telah mengajukan kemitraan dengan produsen otomotif dunia demi memulihkan keadaan.

Diberitakan Reuters, Senin (26/9/2016), setidaknya tiga pabrikan otomotif dunia yaitu PSA (produsen mobil Peugeot), Suzuki dan Renault siap membantu memulihkan Proton.

Pemilik Proton, DRB-Hicom ingin mencari partner untuk membantu menghidupkan kembali nama Proton. Saat ini, Proton dilanda krisis akibat penjualan yang di bawah rata-rata, persaingan ketat, dan layanan purna jual yang kurang sempurna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu perusahaan yang siap membantu Proton adalah PSA Peugeot. Menurut seorang sumber yang dekat dengan masalah ini, PSA sudah memberikan sinyal ketertarikan untuk menyepakati usulan Proton. Seorang juru bicara PSA juga mengatakan, Peugeot telah menanggapi proposal Proton.

"Peugeot menanggapi permintaan proposal yang diprakarsai oleh Proton dan pemegang saham," kata juru bicara itu tanpa menginformasi apa tanggapan PSA atau sifat dari proposal yang diajukan Proton.

Menurut sumber, Proton telah mengirim proposal kemitraan ke hampir 20 produsen mobil awal taun ini. Selain PSA, Suzuki Motor Corp dan Renault SA juga menanggapi proposal Proton. Sayang, bos di dua perusahaan itu menolak berkomentar.

Bahkan sumber yang tak mau disebut namanya mengatakan, DRB-Hicom tidak mengesampingkan bakal menjual saham mayoritas di Proton. Proton juga bisa mempertimbangkan menjual saham Lotus yang dimiliki oleh Proton.

Proton saat ini memiliki dua fasilitas manufaktur di Malaysia dengan kapasitas 400.000 mobil per tahun. Namun, penjualannya hanya 102.000 mobil tahun lalu.

Perusahaan otomotif dari luar Malaysia bisa saja memanfaatkan fasilitas produksi ini jika sudah menyetujui kesepakatan. Mereka bisa memproduksi mobil di fasilitas Proton untuk mengekspor kendaraan ke negara-negara di Asia Tenggara.

Di Indonesia, Proton tahun ini sudah menjual 589 unit mobil. Angka itu sebenarnya lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2015 lalu yang hanya sanggup menjual 220 unit kendaraan.

Suzuki Indonesia pun sebenarnya sudah bekerja sama dengan Proton. Suzuki mengirim mobil Ertiga untuk diganti mereknya oleh Proton dan dipasarkan di Malaysia. (rgr/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads