Teknologi atap yang disebut RHT (Retractable Hard Top) menjadikan mobil ini beratnya lebih ringan 25 kg dibanding versi pendahulunya Ferrari 458 Spider.
Atapnya bisa dibuka dalam waktu 14 detik pada kecepatan maksimum 45 km/jam. Selain itu apabila atap dibuka dan dilipat ke belakang, tidak memakan banyak ruang bagasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferrari 488 Spider juga ditujukan untuk mereka yang menginginkan sensasi berkendara dengan mesin V8 Mid Engine terlebih dengan atap terbuka.
"Jadi 488 Spider itu adalah pemilik yang ingin merasakan sensasinya mengendarai V8 Mid engine dengan atap terbuka, artinya tidak hardcore (tidak di trek) seperti coupe, kalau Spider pengendalian tetap dinamik tapi di udara terbuka, lebih lifestyle," jelas Arie.
Meski dibekali mesin canggih, mobil ini juga diklaim ramah lingkungan. Emisi gas buangnya hanya sekitar 0,39 g CO2/km/hp. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?