Saat pertama kali dirilis, X-Trail sempat dipesan sampai 3.500 unit. Namun angka itu pelan-pelan mengalami penurunan. Selama 2016 saja, X-Trail baru terkirim sebanyak 2.169 unit, jauh di bawah kompetitornya seperti Honda CR-V atau Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
Dengan fakta ini apakah Nissan akan melakukan facelift untuk mengerek penjualan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi mengatakan, produk penyegaran tersebut belum tentu sama, dengan yang sudah ada di luar Indonesia. Karena menurutnya setiap negara mempunyai kebutuhan yang berbeda.
"Saya tidak bisa bilang spesifik apakah akan sama dengan facelift X-Trail di negara lain, pastinya akan disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan di Indonesia," tutur Budi.
Namun Budi memastikan bahwa akan ada peluncuran untuk model penyegaran Nissan X-Trail. "Tapi pastikan penyegaran ada, tapi timingnya saya enggak bisa bilang," ucap Budi.
X-Trail generasi sekarang pertama kali dirilis di Indonesia International Motor Show tahun 2014. Setahun kemudian, di pengujung 2015, Nissan memberanikan diri membawa X-Trail hybrid, SUV pertama di Indonesia yang mengusung sistem hybrid. Mobil saat itu dijual dengan harga Rp 625 juta. (ddn/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB