"Untuk bisa menciptakan Toyota Indonesia Akademi itu mencapai Rp 140 miliar. Rp 70 miliar di tahap pertama (2015-2016), Rp 70 miliar di tahap kedua (2016-2018)," ujar Direktur Administrasi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam di Karawang, Jabar.
Akademi itu mencetak mahasiswa strata D1 yang akan dipakai oleh Toyota. Dia yakin, investasi sebesar itu nantinya akan memberikan imbal balik untuk Toyota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar sebuah mesin bisa 100 persen berjalan dibutuhkan perawatan. Agar pabrik bisa efisien, perawatan dan logistiknya harus efisien hingga 30 persen.
"Bagaimana kita bisa prediksi kalau mesin ini akan mati. Kalau tidak belajar bagaimana? Pertanyaannya, ada tidak sekolah maintenance? Makanya kami melahirkan Toyota Indonesia Akademi, dengan adanya ini kita harapkan adanya transfer teknologi. Ya salah satunya pengembangan SDM, karena kan kita menggunakan mesin-mesin terbaik," tambahnya.
Tpi apakah Toyota tidak takut, jika para siswa mereka memilih untuk tidak bekerja di Toyota?
"Pasti ada seperti itu, tapi mereka akan kita kasih value. Tapi kalau perusahaannya baik, setelah waktu tertentu ya mereka bisa saja pindah. Tapi kita lebih senang yang menyerap itu supplier kita," tutup Bob.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!