Salah satunya ada di Australia. Toyota menarik 15.000 mobil di Australia yang diproduksi antara April 2012 sampai Maret 2015.
Recall berlaku untuk mobil setir kanan yang dilengkapi dengan airbag pelindung lutut pengendara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika hal ini terjadi bisa muncul kontak elektrik yang mengakibatkan power steeering menjadi kehilangan tenaga. Lampu peringatan bisa muncul di dashboard. Sebagai 'obat' Toyota akan mengganti ECU untuk power steering dan wire harness-nya.
Bagaimana dengan Indonesia, apakah ada penarikan juga? Toyota Indonesia mengaku sudah mendapatkan informasi dari Jepang soal recall ini.
"Prinsipal TMC (Toyota Motor Corp) telah memberikan informasi terkait hal ini dan sekarang kami sedang berkoordinasi dg prinsipal untuk mendapatkan konfirmasi status 86 yang dipasarkan di Indonesia. kami beri kabar lebih lanjut," ujar PR Manager PT Toyota-Astra Indonesia Rouli H Sijabat.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!