Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (2/8/2016), proyek ini dijalankan atas kerja sama Delphi dengan Singapore Land Transit Authority. Proyek ini bakal menguji kendaraan otonom Delphi agar membuat teknologi tersebut layak secara komersial.
Pada tahap awal pengujian, mobil otonom akan tetap dihadiri oleh sopir manusia untuk mengambi alih kemudi jika sistem otonom gagal. Baru pada 2019 atau 2020, menurut Wakil Presiden Teknik Delphi, Glen DeVos, mobil otonom Delphi tak perlu sopir manusia lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengembangkan teknologi ini, Delphi bekerja sama dengan perusahaan lain. Salah satunya dengan Mobileye NV untuk mengembangkan sistem sensor yang memungkinkan kendaraan beroperasi secara otonom.
Singapore Land Transit Authority akan menyediakan infrastruktur pendukung. Infrastruktur itu disediakan agar kendaraan otonom aman menavigasi jalan.
Sementara itu, menurut Delphi, otoritas Singapura berencana untuk meluncurkan layanan taksi otonom pada 2022. Rencana ini sama dengan proyek di Amerika Utara dan Eropa.
Perusahaan lain seperti Uber Technologies Inc dan Lyft juga sedang mempelajari penggunaan sistem mobil otonom untuk menggantikan sopir manusia dalam armada taksi atau perusahaan penyedia transportasi lain.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini