Meski begitu, Porsche mengkalim tenaga mobil ini lebih besar. Hal itu dijelaskan oleh Technical Training Manager Eurokars Porsche Centre Jakarta Yosep Kuma di saat peluncuran.
"Mesin 718 Boxster dikecilkan dari 6 silinder menjadi 4 silinder, tetapi tenaga menjadi lebih besar," ujar Yosep.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana profil mobil sport ini? Simak ulasan berikut.
1. Desain
|
Foto: Dina Rayanti
|
Cooling air intakes yang jauh lebih besar pada bagian depan merupakan ciri khas eksterior pada konsep mesin turbo ini. Di bagian depan 718 Boxster dibulatkan oleh desain terbaru lampu bi-xenon dengan LED daytime running lights terintegrasi. LED lampu depan dengan four-point daytime running lights tersedia sebagai opsi.
Tampilan dari sisi samping, fitur terbaru dari model ini yang dapat dikenali termasuk styled wings dan side sill terbaru. Panel air inlet yang lebih besar dengan dua fms menekankan tampilan dinamis mobil.
Bagian pintu, kini didesain tanpa lengkungan untuk pegangan pintu. Roda 19 inci terbaru merupakan standar, sedangkan roda dengan diameter 20-inci tersedia sebagai opsi.
Bagian belakang 718 Boxster yang telah didesain ulang memiliki tampilan lebih lebar, terutama dikarenakn aksen strip dengan tulisan Porsche terintegrasi di antara lampu belakang. Lampu belakang yang sepenuhnya telah dikembangkan ulang dibedakan oleh teknologi threedimensional LED dan four-point brake lights.
2. Interior
|
Foto: Dina Rayanti
|
PCM dapat diperluas dengan modul opsi yang dapat diadaptasikan dengan keinginan pribadi. Contohnya, tersedia modul navigasi dengan kontrol suara, yang dapat memberikan kemudahan dalam memasukkan tujuan. Selain itu, tersedia modul Connect Plus sebagai perluasan dari modul navigasi.
3. Mesin
|
Foto: Dina Rayanti
|
Mesin 2.0 L pada 718 Boxster memiliki torsi maksimum sebesar 380 Nm (100 Nm lebih besar), yang tersedia dari putaran mesin 1.950 rpm 4.500 rpm. Sementara mesin 2.5 L pada 718 Boxster S bahkan mencapai 420 Nm (60 Nm lebih besar) dalam rentang putaran mesin dari 1.900 rpm 4.500 rpm.
Dengan demikian, model 718 Boxster terbaru dapat berlari lebih cepat lagi. Porsche 718 Boxster dengan PDK dan Sport Chrono Package mampu berlari dari 0 100 km/jam dalam 4,7 detik (0,8 detik lebih cepat). Sedangkan 718 Boxster S dengan fitur yang sama dapat melakukannya dalam 4,2 detik (0,6 detik lebih cepat).
Kecepatan tertinggi dari 718 Boxster adalah 275 km/jam. Dan untuk 718 Boxster S bisa mencapai 285 km/jam.
Konsep turbo Porsche mendorong performa berkendara sementara meningkatkan efisiensi bahan bakar. Pada 718 Boxster, flat engine empat silinder dengan PDK memiliki angka konsumsi bahan bakar NEDC sebesar 7.0 L/100 km (1.0 L/ 100 km lebih sedikit).
Pada 718 Boxster S, flat engine turbo 2.5 L dengan PDK hanya menghabiskan 7.4 L/ 100 km (0.9 L/ 100 km lebih sedikit). Model 718 hadir dengan transmisi Porsche Dopperlkupplungsgetriebe (PDK) sebagai standar, dimana kini memiliki virtual gears hemat bahan bakar.
4. Sasis
|
Foto: Dina Rayanti
|
Tersedia juga Porsche Active Suspension Management (PASM) dengan ground clearance 10 mm lebih rendah. Untuk pertama kalinya, sasis sport PASM dengan ground clearance 10 mm lebih rendah tersedia sebagai opsi untuk 718 Boxster S. Sasis aktif, yang telah di-retuned, menawarkan kenyamanan antara touring jarak jauh dan sensasi dinamika yang sporty.
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM