"Saya tidak akan berusaha untuk terus memegang posisi ini dalam waktu lama. Setelah saya yakin perusahaan ini tidak lagi dalam keadaan kacau, saya ingin menyerahkan posisi ini," ujar Shigehisa, dilansir Nikkei pada Selasa (28/6/2016).
Kerusakan pada airbag Takata telah menyebabkan kerugian dan penarikan yang dilakukan oleh sejumlah pabrikan mobil dunia. Shigehisa pun meminta maaf atas masalah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pabrikan mobil telah menarik 60 juta mobil yang menggunakan airbag Takata di seluruh dunia.
Kasus tidak berfungsinya airbag Takata dengan baik telah menewaskan belasan orang di seluruh dunia.
Di Amerika, akibat sederetan kasus airbag yang mencederai dan menewaskan banyak orang, Takata didenda US$ 70 juta atau sekitar Rp 968 miliar serta US$ 130 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar untuk penyelesaian hukum pada NHTSA. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!
Haram Dilakukan saat Ujian Praktik SIM C, Sepele tapi Bikin Auto Gagal
Harga BBM di Malaysia Turun, Bensin RON 95 Non-subsidi Setara Rp 15 Ribuan