Rupanya untuk bisa merakit kedua model Mercedes-Benz New C-Class Coupe dan Estate di Indonesia, seperti C-Class sedan tidaklah mudah. Begitu banyak pertimbangan yang harus dipikirkan Mercedes-Benz.
"Model ini belum akan kami rakit di Indonesia," ujar Deputy Director Sales Operation Mercedes Benz Passenger Car and Network Development Mercedes-Benz Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya juga mengatakan jika melakukan SKD dan CKD di Indonesia, maka harus melihat skala perekonomian di Indonesia.
"Begitu kita komitmen untuk SKD atau CKD di sini, persiapannya harus kita persiapkan semuanya, baik infrastruktur dan segala macamnya itu sangat besar. Jadi kami harus ukur skala ekonomisnya, seberapa ekonomis jika dibandingkan kami impor. Kalau yang niche model, seperti C-Class Coupe dan Estate kami impor terlebih dahulu," katanya.
Tapi berapa perbedaan harganya jika model seperti ini dirakit di Indonesia atau diimpor dari Jerman
"Beda harga, kalau kita ambil misalnya yang C-Class terdahulu. Antara CBU dan CKD, kemarin itu turun kira Rp 60 jutaan. Tapi ini banyak faktor yang menentukan tidak semua mobil yang di-CKD memiliki perbedaan harga segitu," tambahnya. (lth/rgr)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3