Presiden Direktur MMI, Keizo Okue mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan mobil itu.
"CX-3, kami sedang siapkan. Saya tidak bisa mengatakan kapan. Tapi kami sedang mempersiapkannya," kata Okue di sela acara buka puasa bersama media otomotif nasional di Jakarta, Jumat (24/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski perekonomian saat ini belum bertumbuh, tapi saya pikir ada potensi yang sangat besar di sini, di Indonesia, melihat segmen SUV yang bertumbuh, khususnya SUV kecil. Karena populasi generasi muda sekarang cukup banyak, dan pasangan muda dengan anak satu atau pasangan muda yang belum memiliki anak, mungkin jumlahnya cukup banyak," sebut Okue.
Generasi muda itulah yang dianggap cocok dengan segmen SUV kecil sekelas Mazda CX-3. Makanya, Mazda berniat memboyong crossover itu.
SUV anyar Mazda itu baru-baru ini mendapatkan rating yang bagus untuk keselamatan. Mobil mendapatkan rating 5 bintang. Adalah Japan New Car Assessment Program (JNCAP) yang memberikan Mazda CX-3 dengan rating tertinggi itu.
Mobil mendapatkan rating keselamatan yang tinggi berkat bodi mobil yang ringan, namun memiliki rigiditas tinggi dari bodi SKYACTIV Mazda.
Mobil Mazda CX-3 dirilis di Jepang dan dijual di Amerika Agustus 2015 lalu. SUV kompak dari Mazda ini hadir dengan mesin bensin 2.0-liter SKYACTIV-G yang disalurkan melalui transmisi otomatis enam percepatan dengan penggerak roda depan.
Mobil juga diproduksi Mazda di Thailand, jadi ada kemungkinan besar Mazda Indonesia bakal mengimpor mobil itu.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit