Kepala Datsun Indonesia, Indriani Hadiwidjaja menyadari bahwa model bertransmisi otomatis merupakan pasar yang potensial. Meski begitu, Datsun saat ini masih bermain di pasar mobil bertransmisi manual yang cukup besar porsinya.
"Untuk konsumen di Indonesia, kita melihat pilihan mereka masih manual, manual kan 70 persen. Kita masih main di pasar yang 70 persen ini. Nantinya, sudah dipastikan kita punya transmisi otomatis. Tapi kapan waktunya, tunggu dulu," kata Indri di Jakarta, Kamis (16/6/2016) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sebenarnya kalau kita mau memperkenalkan (mobil transmisi otomatis) sih sudah bisa. Tapi kan kita ada regulasi-regulasi, lokalisasi-lokalisasi komponen yang harus kita penuhi. Hal tersebut yang mengharuskan kita lebih dalam lagi persiapannya," kata Indri.
Selain itu, sebagai produsen LCGC, Datsun diberi tenggat waktu untuk memenuhi peraturan pemerintah soal penggunaan komponen lokal. Makanya, Indri menegaskan pihaknya tidak ingin memperkenalkan mobil matik begitu saja.
"Kita diberi waktu 5 tahun nih dari pemerintah dalam tingkat lokal konten yang harus dicapai. Oleh karena itu, kita meyakinkan dalam 5 tahun kita harus capai. Jangan sampai baru 3 tahun kita harus lepas persyaratan LCGC karena kita enggak sanggup. Itu juga merupakan pembohongan ke konsumen," ucapnya. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?