Aston Martin dan McLaren Jakarta tidak memberlakukan usia supercar tertentu yang akan melakukan trade in. Pihak Aston Martin dan McLaren Jakarta juga mempersilakan pemilik supercar untuk melihat penawaran di luar sebelum datang ke mereka.
"Program trade in ini untuk pemilik supercar yang ingin punya Aston Martin atau McLaren. Batasan usia tidak ada yang penting ga vintage saja. Dia bisa melihat penawaran di IU (Importir Umum) berapa. Misalnya di IU menawar 100, kita akan naikkan jadi 120," ujar Irmawan Poedjoadi, CEO Aston Martin Jakarta dan McLaren Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kategori sendiri dan line up mobil nilainya berapa. Jadi intinya up to Rp 1 Miliar. Dilebihkan dari nilai pasarnya," jelasnya.
Untuk menampung supercar lama hasil trade in, ia mengatakan telah menjalin kerja sama dengan sejumlah diler rekanan. Salah satunya yakni Ivan Motors Indonesia yang menjual sejumlah line up mobil mewah.
"Kita punya rekanan yang bisa nerima supercar hasil trade in. Salah satunya yaitu Ivan Motors dan ada beberapa lagi rekan. Mereka yang akan menaksir berapa valuenya," tandasnya.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?