Namun, beberapa kali perusahaan yang kini gencar mengembangkan mobil otonom menegaskan bahwa teknologi mobil otonom dirancang sedemikian rupa sehingga mengedepankan keselamatan semua pihak.
Bahkan, salah satu produsen otomotif, Volvo berani mengatakan bahwa mereka akan bertanggung jawab penuh terhadap hal buruk yang terjadi akibat mobil otonom saat sistem otonomnya aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, perusahaan ini juga bersedia meng-cover masalah mobil otonom yang mengarah ke kecelakaan pada mobil semi-otonom. Jika pengemudi tidak mampu mengambil kendali di saat sistem otonom juga tidak mampu menghindari tabrakan, maka asuransinya bisa diklaim. (rgr/ddn)










































