Lalu strategi apa yang diterapkan Audi di Indonesia, mengingat perekonomian yang baru berangsur pulih ini ya?
"Strategi kami, kami melihat masih ada konsumen dan peminat Audi masih ada di Indonesia. Terbukti meski harga yang kami tawarkan terbilang lebih tinggi, banyak konsumen yang mengerti Audi," ujar President Direktur PT Garuda Mataram Motor, Andrew Nasuri, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsumen kita loyal, mereka yang sudah pernah mengendarai Audi pasti mereka tidak ingin pindah. Karena yang kami tawarkan disini teknologi canggih dan kenyamanan berkendara. Terbukti banyak konsumen kami memiliki lebih dari 1 mobil Audi," katanya.
Saat ini Audi harus menaikkan harga jual mereka hingga 20-30 persen, akibat tidak ada lagi produk yang dirakit di Indonesia. Melainkan didatangkan langsung secara utuh dari Jerman.
Namun Garuda Mataram Motor selaku agen tunggal Audi di Indonesia, yakin Audi masih memiliki tempat di hati pecinta mobil premium di Indonesia. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat