"Balap ketahanan di adalah adalah balapan terberat di dunia. Ini adalah lingkungan yang sempurna untuk menguji ketahanan mesin baru turbocharged dua liter kami dengan inkjeksi bahan bakar langsung di bawah tekanan yang ekstrem," kata Kepala Pengujian Kendaraan dan Pegembangan Performa Tinggi Hyundai, Albert Biermann dalam pernyataannya seperti dilansir Gizmag.
Sayangnya, Hyundai belum memberikan informasi detail mengenai spesifikasi dan rincian performa mesin baru itu. Hanya, Hyundai menegaskan bahwa mesin tersebut menggunakan bahan bakar bensin dengan performa tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biermann menyebut, dengan mesin yang dirancang untuk performa tinggi, keluaran tenaga maksimal tidak selalu menjadi prioritas Hyundai. Sebaliknya, insinyur Hyundai fokus pada kenikmatan dan kesenangan berkendara tanpa harus mengorbankan penggunaan harian.
Dalam pengujiannya, Hyundai i30 2.0 turbo finish di posisi ke-90 dari total 160 pesaing. Mobil ini menyelesaikan 91 lap dengan total jarak 2.309 km. Hasil pengujian ini menginformasikan desain mesin Hyundai di masa depan. (rgr/nkn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit