Seperti diberitakan Automotivenews, Rabu (1/6/2016), akibat ledakan itu, empat orang dilarikan ke rumah sakit dan satu orang terluka parah. Ledakan itu terjadi pada Senin waktu setempat. Tingkat kerusakan kini sedang diperiksa.
Sebelumnya, Toyota juga telah menghentikan produksi kendaraan di Jepang sebanyak dua kali tahun ini. Penyetopan produksi Toyota pertama terjadi pada Februari lalu ketika pabrikan tersebut kekurangan stok baja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penundaan produksi kedua terjadi akibat gempa yang melanda Kumamoto. Bencana tersebut memaksa Toyota menghentikan proses produksi di Jepang karena pabrik pemasok komponennya, Aichi Steel Corp rusak akibat gempa.
Toyota memperkirakan, akibat penundaan itu Toyota kehilangan produksi sekitar 80.000 kendaraan.
Sementara itu, Toyota mengumumkan, produksi kendaraan Toyota di Jepang anjlok 17 persen pada April 2016 lalu. Toyota baru memproduksi 258.387 kendaraan. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pasutri Ngerokok di Motor sambil Bawa Bayi-Ditegur Ngamuk, Endingnya Begini
Mobil China Bikin Mata Konsumen Indonesia Jadi Terbuka
Kenapa Pemotor yang Ngerokok Susah Dibilangin?