Honda Minta Pemilik Mobil yang Ditarik Segera Mampir ke Bengkel

Recall

Honda Minta Pemilik Mobil yang Ditarik Segera Mampir ke Bengkel

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 26 Mei 2016 13:41 WIB
Honda Minta Pemilik Mobil yang Ditarik Segera Mampir ke Bengkel
Foto: detikOto
Bandung - Pada Maret lalu, PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku Agen Pemegang Merek mobil Honda di Indonesia mengumumkan kampanye penggantian komponen airbag inflator Takata yang kemungkinan mengembang secara berlebih (over deployment) pada beberapa model di Indonesia.

Hingga kini, belum semua pemilik mobil Honda yang ditarik itu mengunjungi bengkel untuk penggantian komponen. Menurut Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM, Jonfis Fandy, pihaknya hingga saat ini masih berusaha memanggil konsumennya. Dia berharap agar pemilik mobil yang ditarik itu langsung mengunjungi bengkel sepecaptnya.

"Kita juga masih terus panggil konsumen via direct maupun rilis. Mudah-mudahan yang baca datang, jangan dilewatkan," kata Jonfis di Bandung, kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut, setiap ada kampanye penarikan tidak semua pemilik mobil segera ke bengkel. Untuk itu, HPM terus berusaha agar pemilik mobil yang ditarik itu segera ke bengkel.

"Indonesia kan luas, bukan cuma Indonesia, setiap negara itu kalau recall tidak 100 persen. Tapi usaha kita ada, kita kirim press release, kita tidak khawatir dikambinghitamkan, komunitas pun kita kirim. Tapi tetap saja ada yang miss juga. Kalau dipanggil lagi untuk diingatkan lagi ya tidak maslah. Karena free itu," sebut Jonfis.

Dia melanjutkan, penarikan akibat airbag Takata yang bermasalah lebih darurat dibanding penarikan akibat isu lainnya. Sehingga, pemilik mobil diminta untuk datang ke bengkel segera.

"Masalahnya takata airbag lebih urgent dibanding recall lain. Jadi kami sangat menyarankan untuk secepatnya datang (ke bengkel)," ucapnya.

Proses penggantian komponen airbag inflator pada semua mobil konsumen yang teridentifikasi dilakukan tanpa pengenaan biaya apa pun. Kampanye penggantian komponen ini mulai dilaksanakan pada 21 Maret 2016 yang dilakukan secara bertahap di seluruh dealer resmi Honda di Indonesia. Proses penggantian komponen ini berlangsung kurang lebih selama 1-2 jam.

Adapun mobil Honda yang terpengaruh adalah:
- 2.856 unit Honda Accord produksi 2004 – 2007
- 16.276 unit Honda Civic produksi tahun 2002 – 2011
- 41.538 unit Honda City produksi tahun 2004 – 2013
- 104.651 unit Honda CR-V produksi tahun 2002 – 2012
- 199.167 Honda Jazz produksi tahun 2004 – 2014
- 2.526 unit Honda Stream produksi tahun 2002 – 2006. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads