Diberitakan Reuters, Kamis (19/5/2016), Menteri Transportasi Jepang mengatakan, Mitsubishi dan Suzuki menggunakan pengujian efisiensi BBM yang tidak sesuai dengan peraturan di Negeri Sakura itu.
Di luar pabrikan itu, pemerintah Jepang tidak menemukan kejanggalan. Dikatakan, Toyota, Nissan, Honda, Mazda, Daihatsu dan Subaru tidak mengalami masalah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Transportasi Jepang juga telah meminta kepada Suzuki untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai kelanjutan skandal ini.
Seperti diberitakan detikOto sebelumnya, sebanyak 16 model Suzuki terlibat dalam kasus ini. Totalnya, 2,1 juta kendaraan Suzuki terlibat.
Pada akhir April lalu, Mitsubishi mengakui telah melanggar aturan dalam pengujian efisiensi bahan bakar. Setidaknya 4 model mobil kecil yang diproduksi Mitsubishi, termasuk 2 model diproduksi untuk Nissan terlibat dalam kasus itu.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus