Untuk menjelaskan lebih ditel soal pembelian saham tersebut, Ghosn mau menyempatkan diri melakukan conference call langsung dari Jepang dengan media Indonesia.
Dalam teleconference bersama sejumlah wartawan dari Australia, Indonesia, Filipina, Malaysia, India dan Thailand, ia mengatakan kemungkinan untuk mengembangkan mobil listrik dengan platform bersama Mitsubishi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan saat ini memang tercatat sebagai pabrikan mobil listrik terlaris dunia dengan mobil listrik Nissan LEAF-nya. Pada Kamis kemarin Nissan membeli 34 persen saham Mitsubishi dengan nilai 237 billion yen atau sekitar Rp 29 triliun. Keduanya sepakat untuk beraliansi. Nissan juga akan membantu Mitsubishi dalam menuntaskan skandal manipulasi konsumsi BBM.
Kerja sama yang bakal dilakukan keduanya yakni dalam area berbagi teknologi, mengembangkan platform kendaraan, utilisasi pabrik, pengembangan pasar, dan pembelian produk.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan