Diberitakan Automotive News, Kamis (28/4/2016), EPA bekerja sama dengan California Air Resources Board meminta langsung kepada Mitsubishi untuk melakukan pengujian tambahan pada kendaraan yang dijual di AS. Dikatakan, Mitsubishi diminta untuk memberikan informasi tambahan pada kendaraan yang dijual di Negeri Paman Sam itu.
Sebelumnya Mitsubishi mengakui bahwa pabrikan itu menggunakan data efisiensi bahan bakar yang salah. Laporan terbaru mengatakan, Mitsubishi sudah menggunakan data salah itu mulai tahun 1991.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua mobil kecil tersebut hanya dijual di Jepang. Mitsubishi telah menghentikan produksi dan penjualan empat model yang terlibat skandal ini.
Kasus serupa juga pernah dialami Hyundai dan Kia pada November 2014. Saat itu, dua pabrikan asal Korea Selatan tersebut menggunakan data efisiensi bahan bakar yang tidak akurat pada beberapa model. Atas kasus itu, Hyundai dan Kia sepakat untuk menyelesaikan penyelidikan EPA selama dua tahun dan membayar denda sebesar US$ 350 juta. (rgr/ddn)










































