Skandal Terungkap di Jepang, Amerika Minta Mitsubishi Uji Mobil Baru

Skandal Terungkap di Jepang, Amerika Minta Mitsubishi Uji Mobil Baru

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 28 Apr 2016 14:32 WIB
Skandal Terungkap di Jepang, Amerika Minta Mitsubishi Uji Mobil Baru
Foto: Ari Saputra
Washington - Mitsubishi Motors Corporation mengaku menggunakan hasil tes konsumsi bahan bakar yang salah di Jepang. Meski hanya terungkap di Jepang, Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (Environmental Protection Agency/EPA) meminta Mitsubishi untuk memberikan informasi tambahan pada kendaraan yang dijual di Amerika Serikat (AS).

Diberitakan Automotive News, Kamis (28/4/2016), EPA bekerja sama dengan California Air Resources Board meminta langsung kepada Mitsubishi untuk melakukan pengujian tambahan pada kendaraan yang dijual di AS. Dikatakan, Mitsubishi diminta untuk memberikan informasi tambahan pada kendaraan yang dijual di Negeri Paman Sam itu.

Sebelumnya Mitsubishi mengakui bahwa pabrikan itu menggunakan data efisiensi bahan bakar yang salah. Laporan terbaru mengatakan, Mitsubishi sudah menggunakan data salah itu mulai tahun 1991.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil uji konsumsi bahan bakar yang salah melibatkan 157.000 mobil Mitsubishi eK wagon dan eK Space. Selain itu, 468.000 mobil Dayz dan Dayz Roox yang diproduksi Mitsubishi untuk dijual Nissan juga terlibat.

Semua mobil kecil tersebut hanya dijual di Jepang. Mitsubishi telah menghentikan produksi dan penjualan empat model yang terlibat skandal ini.

Kasus serupa juga pernah dialami Hyundai dan Kia pada November 2014. Saat itu, dua pabrikan asal Korea Selatan tersebut menggunakan data efisiensi bahan bakar yang tidak akurat pada beberapa model. Atas kasus itu, Hyundai dan Kia sepakat untuk menyelesaikan penyelidikan EPA selama dua tahun dan membayar denda sebesar US$ 350 juta. (rgr/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads