Selain ketiga perusahaan besar tadi, turut bergabung pula Volvo dan Lyft ke dalam koalisi yang disebut Self-Driving Coalition for Safer Street.
Dilaporkan Reuters, Rabu (27/4/2016) mereka akan bekerja dengan pembuat undang-undang, regulator, serta masyarakat untuk segera mewujudkan mobil otonom di jalanan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan pejabat dari NHTSA Amerika Serikat, David Dtrickland mengatakan koalisi dari perusahaan besar itu untuk memperjelas aturan dan regulasi mobil otonom.
"Apa yang mereka cari yakni kejelasan aturan di jalan dari apa yang dibutuhkan mobil otonom. Tidak ada satupun orang yang ingin mengambil jalan pintas terkait hal ini," kata David, Rabu (27/4/2016).
Melihat langkah dari koalisi tersebut, pihak NHTSA belum memberikan tanggapannya. NHTSA sendiri menargetkan dapat merilis panduan untuk negara, pembuat kebijakan, dan perusahaan terkait sistem mengemudi otonom pada Juli 2016.
(lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM